Langsung ke konten utama

Jembatan Penghubung Parindu-Bonti Rusak, Polisi Pasang Tanda Peringatan

Jembatan Penghubung Parindu-Bonti Rusak, Polisi Pasang Tanda Peringatan


Oleh Tim Redaksi bujang lanang@kelabu- Kamis, 1 Mei 2025

Sanggau (Kabar Sanggau) – Jembatan vital yang menghubungkan Kecamatan Bonti dengan Kecamatan Parindu di Dusun Bonti Selatan, Desa Bonti, Kabupaten Sanggau, dilaporkan rusak pada Rabu dini hari (30/4/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Kerusakan terjadi akibat longsor di bagian sisi jembatan, yang disebabkan oleh struktur bangunan yang rapuh setelah sering terendam banjir.

Lubang selebar sekitar 2 meter x 2 meter kini menganga di tepi jembatan, mengancam keselamatan pengguna jalan. Menanggapi situasi ini, Polsek Bonti langsung bergerak cepat dengan memasang rambu-rambu peringatan dan marka jalan untuk memandu pengendara.

Kapolsek Bonti, Iptu Suparman, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa lokasi untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. “Kami sudah memasang tanda peringatan agar pengendara lebih waspada. Jalur ini masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, tetapi harus sangat berhati-hati,” jelasnya.

Tindakan ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan masyarakat. Petugas kepolisian juga dikerahkan untuk memantau kondisi jembatan secara rutin. Suparman menambahkan bahwa jembatan tersebut telah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat banjir berulang, sehingga memerlukan perbaikan mendesak oleh pihak berwenang.

“Kami berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh agar akses utama antar-kecamatan ini tetap lancar. Untuk saat ini, kami akan terus memperbarui rambu-rambu sesuai situasi di lapangan,” lanjutnya.

Kepolisian mengimbau pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan ringan, untuk mematuhi tanda peringatan dan menghindari area yang ditandai sebagai zona rawan. Meski jalur masih dibuka secara terbatas, polisi memastikan pemantauan intensif terus dilakukan demi menjaga keamanan.

Masyarakat diminta untuk ekstra hati-hati saat melintasi jembatan ini hingga perbaikan selesai. Polsek Bonti juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan masalah ini.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari Suara Kalbar (suarakalbar.co.id) dengan penyesuaian redaksi untuk keperluan publikasi ulang. Informasi disampaikan sesuai fakta yang tersedia tanpa mengubah esensi berita asli.


Catatan Penulis: Kerusakan jembatan ini menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur di daerah rawan banjir seperti Sanggau. Kami mengapresiasi respons cepat Polsek Bonti dalam menangani situasi ini, namun perbaikan jangka panjang harus segera direalisasikan untuk menjamin keselamatan warga dan kelancaran akses antar-kecamatan. Mari bersama-sama mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur vital ini.

Hashtag: #JembatanBonti #Sanggau #Infrastruktur #Banjir #KeselamatanJalan #Kalbar #Parindu #Bonti #JembatanRusak #PolsekBonti #PerbaikanJalan #LaluLintas #KabupatenSanggau #BeritaLokal #WaspadaJalan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN 1 Balai Karangan & SMP Negeri 1 Sanggau: Pilihan Terbaik untuk Anak Anda

SDN 1 Balai Karangan & SMP Negeri 1 Sanggau: Pilihan Terbaik untuk Anak Anda Sanggau, 6 Mei 2025 – Pendidikan Inklusif untuk Masa Depan Cerah Memilih sekolah yang tepat untuk anak adalah keputusan besar bagi setiap orang tua. Di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dua sekolah unggulan, SDN 1 Balai Karangan dan SMP Negeri 1 Sanggau , menawarkan pendidikan berkualitas dengan pendekatan inklusif yang memastikan setiap anak berkembang secara optimal. Dengan penghargaan bergengsi dan komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, kedua sekolah ini menjadi pilihan ideal untuk masa depan cerah anak Anda. Berikut alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan keduanya! SDN 1 Balai Karangan: Rumah Pendidikan Inklusif yang Hangat Bayangkan anak Anda belajar di sekolah yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi jug...

Bus Jemaah Haji Sanggau Mogok di Trans Kalimantan, Perjalanan Tertunda 45 Menit

Bus Jemaah Haji Sanggau Mogok di Trans Kalimantan, Perjalanan Tertunda 45 Menit 25 Mei 2025, 20:30 WIB | Diolah dari laporan insidepontianak.com SANGGAU, insidekalbar.com – Perjalanan spiritual calon jemaah haji Kabupaten Sanggau menuju asrama haji Pontianak terhenti sementara akibat insiden tak terduga, Minggu (25/5/2025). Salah satu bus yang mengangkut rombongan jemaah mengalami kerusakan mesin di Jalur Trans Kalimantan, menyebabkan penundaan selama 45 menit . Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapan transportasi dalam mendukung kelancaran ibadah haji. Rombongan yang terdiri dari 106 jemaah haji berangkat dari Sanggau menggunakan tiga bus menuju Kota Pontianak, tempat mereka akan mempersiapkan diri sebelum terbang ke Tanah Suci. Namun, di tengah perjalanan, bus nomor dua berwarna hitam tiba-tiba mogok. Menurut Kepala Seksi Haji Kantor Kementerian Agama Sanggau, Muhamma...

KPK Geledah Rumah di Kembayan: Misteri Korupsi Dinas PUPR Mempawah Terkuak?

KPK Geledah Rumah di Kembayan: Misteri Korupsi Dinas PUPR Mempawah Terkuak? 5 Mei 2025 | Oleh: Tim bujang lanang@kelabu Beranda Berita Hukum Kontak Entikong – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah. Kali ini, sebuah rumah warga di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi sasaran penggeledahan pada akhir April 2025. Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah, yang diduga merugikan negara dalam jumlah signifikan. Penggeledahan Misterius di Kembayan Penggeledahan di Kembayan, yang didampingi Kepolisian Sektor Kembayan, berlangsung pada Jumat sebelum 5 ...